
Persela punya banyak alasan untuk mengalihkan bidikan pelatih. Manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu kini tidak lagi terfokus pada pelatih asing sebagai pilihan utama. Mereka beralasan lebih condong pada profesionalitas dan kualitas pelatih.
Artinya, tidak mesti pelatih asing yang diincar. Pelatih lokal yang kualitasnya teruji tidak menutup kemungkinan dipilih sebagai arsitek Persela untuk Indonesia Super League (ISL) 2010-2011.Menurut Bendahara Persela Yuhronur, manajemen beberapa waktu lalu sudah melakukan penjajagan dengan pelatih asing. Pelatih itu bukan Ivan Kolev yang gagal direkrut. Melainkan pelatih asing yang lain. Bahkan, dia mengaku sempat melakukan pembicaraan cukup serius.
Di waktu berbeda, lanjut Yuhronur, manajemen Persela juga sempat melakukan pembicaraan serius dengan salah seorang pelatih lokal. Versi pengurus Persela, pelatih ini sangat berkualitas. Namun, Yuhronur kemarin (19/7) tidak mau menyebutkan nama pelatih lokal tersebut. Alasannya, tidak etis karena belum ada deal antara kedua pihak.
''Pada intinya, kita ingin mendapatkan pelatih yang baik dan berkualitas. Baik bagi perkembangan Persela dan kemungkinan sangat cocok bagi warga pecinta sepak bola Lamongan,'' katanya.
Yunhronur meyakinkan bahwa belum terealisasinya pelatih Persela untuk ISL mendatang tidak akan berpengaruh pada persiapan tim. Alasannya, pelatih yang diinginkan diindikasi sudah mempersiapkan diri untuk menyusun sekaligus meramu kesebelasan kebanggaan warga Lamongan ini.
''Bisa jadi begitu pelatih terealisasi, tidak lama lagi langsung mengumpulkan pemain untuk melakukan latihan. Kita masih ada waktu minimal dua minggu untuk persiapan merekrut pelatih dan mempersiapkan pemain. Doakan saja tepat waktu,'' pintanya. (idi/yan/jawapos)


